Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

Laporan Praktikum Biofisika " Tara Kalor Listrik"

Laporan Praktikum Biofisika " Tara Kalor Listrik"
A. JUDUL
Tara Kalor Listrik

B. TUJUAN
1. Untuk mengetahui pangaruh suhu terhadap kuat arus listrik dan tegangan listrik
2. Untuk mengetahui kesetaraan kalor dengan listrik

C. TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN
Praktikum tara kalor listrik ini dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Oktober 2012 pada pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Praktikum ini dilaksanakan di Laboratorium Fisika Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

D. ALAT DAN BAHAN

1. Neraca Ohaus
2. Kalorimeter dan pengaduk
3. Termometer air raksa
4. Amperemeter
5. Catu daya
6. Stopwatch
7. Kabel Penghubung
8. Statif
9. Air


E. DASAR TEORI
Hukum kekalan energi menyatakan bahwa energi tidak dapat dimusnahkan dan diciptakan melainkan hanya dapat diubah dari suatu bentuk energi kebentuk energi yang lain. Misalnya pada peristiwa gesekan energi mekanik berubah menjadi panas. Pada mesin uap panas diubah menjadi …

Menentukan Berat Atom Magnesium

Menentukan Berat Atom Magnesium
BAB I
PENDAHULUAN
1. Tujuan Percobaan
Mempelajari suatu cara sederhana penentuan berat atom suatu unsur (Mg), melalui penentuan dengan teliti berat zat-zat yang bereaksi.
2. Dasar Teori
Magnesium adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Mg dan nomor atom 12 serta berat atom 24,31. Magnesium adalah elemen terbanyak kedelapan yang membentuk 2% berat kulit bumi, serta merupakan unsur terlarut ketiga terbanyak pada air laut. Logam alkali tanah ini terutama digunakan sebagai zat campuran (alloy) untuk membuat campuran alumunium-magnesium yang sering disebut "magnalium" atau "magnelium".
Magnesium (Mg) adalah unsur kimia di dalam sistem periodik yang mempunyai simbol Mg & nomor atom 12 & berat atom 24.31.
Kelimpahan Magnesium (Mg)
Magnesium (Mg) merupakan unsur yeng kedelapan paling berlimpah & memenuhi 2% daripada kandungan kerak bumi dari segi berat, & merupakan unsur ketiga terbanyak yan…

Laporan Praktikum Mikrobiologi Mikroskopi

Laporan Praktikum Mikrobiologi Mikroskopi
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Dasar Teori
Mikroskop adalah salah satu alat yang hubungannya sangat erat sekali dengan praktikum mikrobiologi, khususnya untuk melihat bayangan mikroorganisme yang ukurannya sangat kecil. Didalam mikroskop, ada beberapa jenis teknik dasar tertentu yang harus dipelajari oleh praktikan mikrobiologi untuk digunakan dalam laboratorium.
Tubuh mikroskop pada dasarnya terdiri dari bagian mekanik, bagian optic (lihat gambar) dan beberapa jenis dilengkapi dengan bagian elektrik dan fotografi.
Kedua kategori mikroskop yang ada ialah mikroskop cahaya (atau optis) dan mikroskop electron. Keduanya berbeda dalam prinsip yang mendasari perbesaran. Mikroskop cahaya yang kesemuanya menggunakan system lensa optis, mencakup mikroskop :

1) Mikroskop medan-terang
2) Mikroskop medan-gelap
3) Mikroskop fluoresensi
4) Mikroskop kontras-fase

Mikroskop electron menggunakan berkas electron sebagai pengganti gelombang cahaya u…

Suhu Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Biji Jagung dan Biji Kacang Hijau

"Suhu Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Biji Jagung dan Biji Kacang Hijau"
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Salah satu ciri makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan pada tanaman terjadi karena adanya pertambahan ukuran (volume) yang irreversible (tidak dapat balik) yang disebabkan adanya pertambahan jumlah sel melalui proses pembelahan sel secara mitosis pada titik tumbuh dan pembesaran dari tiap-tiap sel. Sedangkan perkembangan merupakan spesialisasi sel sel menjadi struktur dan fungsi tertentu. Perkembangan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran, tetapi dapat dinyatakan dengan perubahan bentuk dan tingkat kedewasaan.
Pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah cahaya. Tumbuhan membutuhkan cahaya, tetapi banyaknya cahaya yang dibutuhkan tidak selalu sama pada setiap tanaman.
Pada saat pembelajaran mengenai pertumbu…

Laporan Korosi

Laporan Korosi
I. Hari/Tanggal : Selasa, 25 September 2012
II. Tujuan
• Mengamati perubahan atau perkaratan besi
• Mengamati proses oksidasi dan reduksi yang terjadi pada besi
III. Dasar teori
Korosi merupakan proses degradasi, deteorisasi, pengerusakan material yang disebabkan oleh pengaruh lingkungan sekelilingnya. Adapun prosesnya yakni merupakan reaksi redoks antara suatu logam dengan berbagai zat disekelilingnya tersebut. Dalam bahasa sehari-hari korosi disebut dengan perkaratan. Kata korosi berasal dari bahasa latin “corrodere” yang artinya pengrusakan logam atau perkaratan. Jadi jelas korosi dikenal sangat merugikan. Korosi meruapakn system termodinamika logam dengan lingkungannya, yang berusaha untuk mencapai kesetimbangan. System ini dikatakan setimbang bila logam telah membentuk oksida atau senyawa kimia lain yang lebih stabil. Pencengahan korosi merupakan salah satu dari banyak jenis logam yang penggunaannya sa…

Laporan Praktikum Dasar Pengukuran

Laporan Praktikum Dasar Pengukuran
1. Tujuan Praktikum
Tujuan dari praktikum ini adalah :
a. Melakukan pengukuran terhadap benda kerja dengan menggunakan metode dan alat ukur yang sesuai.
b. Menganalisa data hasil percobaan dan membandingkannya dengan standar kontrol parameter metrology pada industry
c. Mahasiswa mengetahui prinsip dasar dari alat ukur serta metode penggunaan yang sesuai standar.

2. Alat Ukur dan Pengujian Benda
Modul praktikum yang dilakukan ada tiga.
a. Alat ukur
Dalam praktikum ini alat ukur yang dipergunakan adalah :
• Surface Roughness Measurement.
• Roundness Test.
• Coordinate Measuring Machine
b. Pengujian Benda Uji
Dalam praktikum ini benda uji yang dipergunakan adalah :
• Cylinder baja, metode pengukuran dengan Roundness Test.
• Block baja metode pengukuran dengan Surface Roughness Measurement dan Coordinate Measuring Machine.

BAB II ALAT UKUR DAN CARA KERJA
1. Surface Roughness Measurement

Laporan Praktikum Enzim Katalase

 Laporan Praktikum Enzim Katalase

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Metabolisme merupakan suatau reaksi kimia yang terjadi didalam tubuh makhluk hidup. Reaksi metabolisme tersebut dimaksudkan untuk memperoleh energi, menyimpan energi, menyusun bahan makanan, merombak bahan makanan, memasukkan atau mengeluarkn zat - zat, melakukan gerakan, menyusun struktur sel, merombak struktur – struktur sel yang tidak dapat digunakan lagi, dan menanggapi rangsang.

Tentunya dalam suatu reaksi kimia terdapat zat – zat atau senyawa – senyawa baik yang sifatnya menghambat (inhibitor), atau mempercepat reaksi (aktivator). Senyawa – senyawa yang mempercepat suatu reaksi dikenal dengan sebutan katalisator.

Katalisator adalah suatu zat yang mempercepat laju reaksi reaksi kimia pada suhu tertentu, tanpa mengalami perubahan atau terpakai oleh reaksi itu. Suatu katalis berperan dalam reaksi tapi bukan sebagai pereaksi ataupun produk.

Katalis memungkinkan reaksi berlangsung lebih cepat atau memungkinkan re…

Memahami Struktur Dasar Tubuh Marmut (Cavia Cobaya)

Memahami Struktur Dasar Tubuh Marmut (Cavia Cobaya)
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Kerajaan binatang memiliki beberapa tingkatan untuk membagi hewan-hewan yang terdapat di muka bumi ini. Tingkatan tertinggi pada kerajaan binatang tersebut adalah mamalia. Pada umumnya , semua jenis mamalia memiliki rambut yang menutupi tubuhnya. Jumlah rambut tersebut berbeda-beda antara spesies yang satu dengan yang lain. Ada spesies yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh rambut dan ada pula spesies yang hanya memiliki rambut di tempat-tempat tertentu pada bagian tubuhnya. Mamalia merupakan hewan yang bersifat homoioterm atau sering disebut hewan berdarah panas. Hal ini dikarenakan kemampuannya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.
Sebutan mamalia sendiri berasal dari keberadaan glandula (kelenjar) mamae pada tubuh mereka yang berfungsi sebagai penyuplai susu. Seperti yang kita ketahui bahwa mamalia betina menyusui anaknya dengan memanfaatkan keberadaan kelenjar tersebut. Walupun mam…

Laporan Praktikum Meiosis pada Bunga Bawang

Laporan Praktikum Meiosis pada Bunga Bawang

A. Tujuan
Setelah selesai melakukan pengamatan, mahasiswa diharapkan mampu :
1. Menentukan tahapan meiosis yang terjadi selama mikrosporogenesis pada bunga bawang (Allium sp.).
2. Membuat preparat meiosis dari anther dengan metode squash dan pewarnaan acetocarmine.

B. Dasar Teori
Perkembangan individu baru dimulai saat terjadi fertilisasi yaitu peleburan dua sel gamet yaitu ovum dengan spermatozoa. Gamet dihasilkan pada proses gametogenesis dari kedua induknya. Selama gametogenesis terjadi pembelahan meiosis. Meiosis adalah pembelahan sel yang terjadi karena pengurangan jumlah kromosom dari keadaan diploid (2n) menjadi haploid (n). Proses meiosis terdiri atas dua pembelahan sel yang berurutan yaitu tahap meiosis I dan meiosis II tanpa diseling interfase. Pembelahan meiosis ini memiliki sifat-sifat berikut:
1. Pembelahan berlangsung dua kali.
2. Jumlah sel anak yang dihasilkan adalah 4 buah.
3. Jumlah kromosom sel anak adalah sete…

Laporan Praktikum Biologi Fotosintesis (Ingenhousz)

Laporan Praktikum Biologi Fotosintesis (Ingenhousz)

1. Tujuan
- Untuk membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan O₂
- Untuk mengentahui pengaruh intensitas cahaya dan spektrum cahaya terhadap produktifitas fotosintesis.

2. Teori penunjang
Arti fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan dengan menggunakan energi cahaya atau foton. Sumber energi cahaya alami adalah matahari yang memiliki spektrum cahaya infra merah (tidak kelihatan), merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu dan ultra ungu (tidak kelihatan).
Yang digunakan dalam proses fotosintesis adalah spektrum cahaya tampak, dari ungu sampai merah, infra merah dan ultra ungu tidak digunakan dalam fotosintesis.
Dalam fotosintesis, dihasilkan karbohidrat dan oksigen, oksigen sebagai hasil sampingan dari fotosintesis, volumenya dapat diukur, oleh sebab itu untuk mengetahui tingkat produksi fotosintesis adalah dengan mengatur volume oksigen yang dikeluarkan dari tubuh tumbuhan.
Untuk membuk…

Pemeriksaan Enzim

1. Judul praktikum: Pemeriksaan enzim

2. Tujuan:
1. mengetahui pengaruh konsentrasi enzim, konsentrasi substrat serta PH terhadap aktivitas enzim amylase
2. Agar dapat melakukan pemeriksaan enzim
3. Mengetahui serta memahami reaksi kimia yang terjadi pada pengujian enzim.

3. Prinsip dasar:
Terbentuknya kompleks warna biru tua antara amilum dan iodium. Amilum setelah dihidrolisa oleh amylase secara berturut-turut akan membentuk dekstrin dan oligosakarida dengan masing-masing tingkat kemampuan mengikat iodium yang berbeda.


4. Landasan teori:
Menurut kuhne (1878), enzim berasal dari kata in + zyme yang berarti sesuatu didalam ragi.
Berdasarkan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa enzim adalah suatu protein yang berupa molekul – molekul besar, yang berat molekulnya adalah ribuan.
Pada enzim terdapat bagian protein yang tidak tahan panas yaitu disebut dengan apoenzim, sedangkan bagian yang bukan protein adalah bagian yang aktif dan diberi nama gugus prostetik, bia…

Pembuatan Media Agar Dengan Taoge

Laporan Praktikum Biologi Pembuatan Media Agar Dengan Taoge
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG

Untuk keperluan hidupnya, semua makhluk hidup memerlukan bahan makanan. Bahan makanan ini diperlukan untuk sintesis bahan sel dan untuk mendapatkan energi. Demikian juga dengan mikroorganisme, untuk kehidupannya membutuhkan bahan-bahan organik dan anorganik dari lingkungannya. Bahan-bahan tersebut disebut dengan nutrient (zat gizi), sedang proses penyerapanya disebut proses nutrisi (Anonim, 2009)
Mikroorganisme sebagai makhluk hidup sama dengan organisme hidup lainnya sangat memerlukan energi dan bahan-bahan untuk membangun tubuhnya, seperti dalam sintesis protoplasma dan bagian-bagian sel lainnya. Bahan-bahan tersebut disebut nutrien. Untuk memanfaatkan bahan-bahan tersebut, maka sel melakukan suatu kegiatan-kegiatan, sehingga menyebabkan perubahan kimia di dalam selnya. Semua reaksi yang teratah yang berlangsung di dalam sel ini disebut metabolisme. Metabolisme yang melibatkan berbagai …

Standarisasi Natrium Hidroksida Dan Penggunaannya Untuk Penentuan Konsentrasi Asam Asetat

Percobaan V Standarisasi Natrium Hidroksida Dan Penggunaannya Untuk Penentuan Konsentrasi Asam Asetat
I. TUJUAN PERCOBAAN>>
Tujuan percobaan praktikum ini adalah untuk dapat memahami dan melakukan standarisasi larutan serta menggunakannya untuk analisis kuantitatif sampel.>>

II. TINJAUAN PUSTAKA>>
Analisis kimiawi menetapkan komposisi kuantitatif dan kualitatif suatu materi. Konstituen-konstituen yang akan dideteksi ataupun ditentukan jumlahnya adalah unsur, radikal, gugusan fungsi, senyawaan atau fase. Analisis kimia menyangkut aspek analitis yang lebih sempit dan spesifik. Analisis pada umunya terdiri atas analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Biasanya analisis kualitatif dilakukan sebelum analisis kuantitatif (Khopkar, 1990).>>
Tahapan penentuan analisis kuantitatif adalah dengan usaha mendapatkan sampel, mengubahnya menjadi keadaan yang dapat terukur, pengukuran konstituen yang dikehendaki, dan yang terakhir perhitungan dan interpretasi …

Laporan Praktikum Rangkaian Listrik

Laporan Praktikum Rangkaian Listrik
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG Arus listrik searah adalah arus listrik yang nilainya hanya positif atau hanya negatif saja (tidak berubah dari positif ke negatif atau sebaliknya). Arus listrik searah dikenal dengan singkatan DC (Direct Current). Sesuai dengan namanya, listrik arus searah ini mengalir ke satu jurusan saja dalam kawat penghantar, yaitu dari kutub positif (+) ke kutub negatif (-). Penerapan arus listrik searah dapat dilihat di dalam rangkaian seri dan rangkaian paralel. Selain itu, dalam penerapan Hukum Kirchoff pada suatu rangkaian juga terdapat arus listrik searah.
Seperti dalam banyak kejadian, kesulitan utama yang dihadapi dalam menerapkan hukum Kirchoff terletak pada penentuan tanda-tanda aljabar, bukan dalam memahami segi-segi fisiknya yang sebenarnya sangat elementer. Dalam rangkaian yang rumit, apabila banyak tersangkut besaran yang tak diketahui,kadang-kadang sukar untuk mengetahui cara merumuskan persamaan yang berdiri sendiri d…

Laporan Praktikum Elektrolisis Larutan Elektrolit

Laporan Praktikum Elektrolisis Larutan Elektrolit
Tujuan Percobaan:
Mengetahui secara mendetail tentang elektrolisis larutan-larutan elektrolit yang diamati, serta mengamati peristiwa dan perubahan yang terjadi didalamnya. Selain itu, percobaan ini juga bertujuan untuk mengetahui kegunaan indicator fenolftalin dalam suatu larutan.
Landasan Teori:
Sel elektroilisis merupakan kebalikan dari sel volta. Dalam sel elektrolisis,listrik digunakan untuk melangsungkan reaksi redoks tak spontan. Sel elektrolisis terdiri dari sebuah electrode, elektrolit, dan sumber arus searah. Electron memasuki sel elektrolisis melalui kutup negative (katoda). Spesi tertentu dalam larutan menyerap electron dari katoda dan mengalami reduksi. Sedangkan spesi lain melepaskan electron di anoda dan mengalami oksidasi.
Reaksi elektrolisis terdiri dari reaksi katoda, yaitu reduksi, dan reaksi anoda, yaitu oksidasi. Spesi yang terlibat dalam reaksi katoda dan anoda bergantung pada potensial elektroda dari spesi terseb…

Laporan Praktikum Kerja Enzim Katalase

Laporan Praktikum Kerja  Enzim Katalase
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Enzim adalah senyawa yang dibentuk oleh sel tubuh organisme. Enzim katalase diproduksi oleh organel badam mikro peroksisok. Kegunaan enzim katalase adalah menguraikan Hidrogen Peroksida (H2O2), merupakan senyawa racun dalam tubuh yang terbentuk pada proses pencernaan makanan. Senyawa peroksida harus segera di uraikan menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang tidak berbahaya. Enzim katalase mempercepat reaksi penguraian peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Penguraian peroksida (H2O) ditandai dengan timbulnya gelembung.
B. TUJUAN
1) Mengetahui pengaruh enzim katalalase terhadap H2O2.
2) Mengetahui pengaruh pH & suhu terhadap kerja enzim katalase.
3) Mengetahui factor apa saja yang mempengaruhi kerja enzim katalase.
4) Mengetahui ada tidaknya enzim katalase di dalam tumbuhan.
5) Mengetahui ada tidaknya enzim katalase pada organel selain hati


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Enzi…

Laporan Praktikum Kimia Elektrolisis

Laporan Praktikum Kimia Elektrolisis

A. BAB I PENDAHULUAN

a. Landasan Teori
Elektrolisis adalah peristiwa penguraian atas suatu larutan elektrolit yang telah dilaliri oleh arus listrik searah. Sedangkan sel di mana terjadinya reaksi tersebut disebut sel elektrolisis. Sel elektrolisis terdiri dari larutan yang dapat menghantarkan listrik yang disebut elektrolit, dan sepasang elektroda yang dicelupkan dalam elektrolit (larutan atau leburan). Pada sel elektrolisis, reaksi kimia akan terjadi jika arus listrik dialirkan melalui larutan elektrolit, yaitu energi listrik (arus listrik) diubah menjadi energi kimia (reaksi redoks). Reaksi-reaksi elektrolisis bergantung pada potensial elektroda, konsentrasi, dan over potensial dari spesi yang terdapat dalam sel elektrolisis.
Elektroda yang menerima elektron dari sumber arus listrik luar disebut Katoda, sedangkan elektroda yang mengalirkan elektron kembali ke sumber arus listrik luar disebut Anoda. Katoda adalah tempat terjadinya reaksi reduksi d…