Laporan Praktikum Meiosis pada Bunga Bawang

Laporan Praktikum Meiosis pada Bunga Bawang


A. Tujuan
Setelah selesai melakukan pengamatan, mahasiswa diharapkan mampu :
1. Menentukan tahapan meiosis yang terjadi selama mikrosporogenesis pada bunga bawang (Allium sp.).
2. Membuat preparat meiosis dari anther dengan metode squash dan pewarnaan acetocarmine.

B. Dasar Teori
Perkembangan individu baru dimulai saat terjadi fertilisasi yaitu peleburan dua sel gamet yaitu ovum dengan spermatozoa. Gamet dihasilkan pada proses gametogenesis dari kedua induknya. Selama gametogenesis terjadi pembelahan meiosis. Meiosis adalah pembelahan sel yang terjadi karena pengurangan jumlah kromosom dari keadaan diploid (2n) menjadi haploid (n). Proses meiosis terdiri atas dua pembelahan sel yang berurutan yaitu tahap meiosis I dan meiosis II tanpa diseling interfase. Pembelahan meiosis ini memiliki sifat-sifat berikut:
1. Pembelahan berlangsung dua kali.
2. Jumlah sel anak yang dihasilkan adalah 4 buah.
3. Jumlah kromosom sel anak adalah setengah dari jumlah kromosom induk, yaitu n (haploid).
4. Sifat sel anak berbeda dengan sel induknya.
5. Terjadi pada sel kelamin (sel gamet).
6. Tujuan pembelahan meiosis yaitu agar generasi berikutnya mempunyai jumlah kromoson tetap. (Sri Badiati, 2007)
Pembelahan meiosis lebih kompleks dibandingkan pembelahan mitosis, karena terjadi dua kali siklus pembelahan. Pada meiosis terjadi perpasangan kromosom homolog dan segregasi kromosom secara bebas. Meiosis dapat dipandang sebagai dua siklus yang amat termodifikasi dan berlangung secara berurutan. Dalam satu siklus meiosis terjadi satu kali replikasi DNA dan dua kali pembelahan sitoplasma sehingga akan dhasilkan empat produk haploid yang tak satu pun identik secara genetik.
Pada proses pembelahan meiosis I terjadi beberapa tahap berikut:
a. Tahap Profase 1
Tahap profase pada meiosis berbeda dengan mitosis, yaitu bahwa kromosom-kromosom homolog membentuk pasangan, yang dinamakan bivalen. Proses berpasangannya kromosom homolog dinamakan sinapsis. Kemudian setiap anggota bivalen membelah memanjang, sehingga terbentuklah 4 kromatid. Ke empat kromatid padad satu bivalen dinamakan tetrad. Selama sinapsis, dapat terjadi pindah silang (crossing over), yaitu peristiwa penukaran segmen dari kromatid-kromatid dalam sebuah tetrad. Pada tahap ini terjadi lima proses: (Priadi Arif, 2002)
1. Leptoten
Leptoten merupakan tahap pengumpulan kromosom. Pada tahap ini terjadi proses-proses berikut:
a. Kromonemata merenggang dan kelihatan sebagai benang- benang halus. Kromomernya menjadi kelihatan dan serabutnya mungkin telah mengganda tetapi tidak kelihatan. Biasanya nukleolus dan selaput inti masih ada.
b. Filamen protein mulai terbentuk secara lateral dan kemudian melekat pada sentromer



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Laporan Praktikum

Laporan Praktikum Analisis Vegetasi

Laporan Praktikum Analisis Kualitatif Kation