Laporan Praktikum

Select Menu
  • Home

cari di blog ini

Home » Cahaya » Laporan Praktikum Sifat Gelombang Cahaya (Kisi Difraksi)

Kamis, 04 Desember 2014

Laporan Praktikum Sifat Gelombang Cahaya (Kisi Difraksi)

Admin
Add Comment
Cahaya
Kamis, 04 Desember 2014
Sifat Gelombang Cahaya (Kisi Difraksi)

I. Judul Kegiatan dan Tanggal Praktikum
a. Judul Kegiatan : Sifat Gelombang Cahaya (Kisi Difraksi)
b. Tanggal kegiatan : 05 September 2013

II. Tujuan Percobaan
Melalui percobaan kisi difraksi siswa dapat :
1. Mengamati cahaya melalui sederetan celah yang sangat berdekatan (kisi)
2. Menentukan konstanta kisi yang digunakan
3. Mengukur lebar spectrum cahaya yang dihasilkan kisi
4. Mengukur panjang gelombang dari suatu warna cahaya tertentu

III. Landasan Teori
Sejumlah besar celah paralel yang berjarak sama disebut kisi difraksi, walaupun istilah “kisi interferensi” mungkin lebih sesuai. Kisi dapat dibuat dengan mesin presisi berupa garis-garis paralel yang sangat halus dan teliti di ats pelat kaca. Jarak yang tidak tergores di antara garis-garis tersebut berfungsi sebagai celah. Transparasi fotografis dari kisi yang asli bisa digunakan sebagai kisi yang murah. Kisi yang berisi 10.000 garis per centimeter adalah umum saat ini, dan sangat berguna untuk pengukuran panjang gelombang dengan tepat. Kisi difraksi yang berisi celah-celah disebut kisi transmisi. Kisi pantulan juga mungkin dapat dibuat dengan membuat garis-garis halus pada permukaan logam atau kaca dari mana cahay dipantulkan dan dianalisis.
Difraksi adalah peristiwa lenturan gelombang cahaya yang terjadi ketika gelombang cahaya melewati celah sempit. Difraksi cahaya dapat terjadi jika cahaya melalui celah tunggal. Difraksi pada celah tunggal dapat mengakibatkan pola difraksi Franhoufer. Menurut prinsip Huygens tiap bagian celah berlaku sebagai sumber gelombang.
Difraksi ini berpengaruh pada ketajaman dan pembesaran bayangan.
Bayangan yang dihasilkan akan kelihatan sebagai satu sumber apabila cahaya melewati celah sempit. Jika celah semakin lebar maka bayangan semakin dapat dipisahkan. Ukuran sudut batas pemisah agar 2 benda dapat dipisahkan disebut batas sudut revolusi.

IV. Alat dan Bahan
1. Ray box dan catu daya
2. Mistar
3. Kisi difraksi
4. Filter merah
5. Alat untuk mencatat

V. Kegiatan
I. Menghitung konstanta kisi dan mengamati spectrum kisi.
a. Perhatikan ketiga jendela kisi dan hitunglah konstanta kisinya berdasarkan banyaknya garis persatuan panjang yang tertulis masing-masing jendela kisi.
b. Amati suatu celah cahaya putih melalui jendela kisi dengan yang paling kecil. Perhatikan dan ukur lebar spectrum yang tampak !
c. Ulangi kegiatan b dengan jendela kisi lainnya. Ketiga kisi tidak sama lebarnya.
II. Kegiatan 2
a. Susun alat seperti pada gambar dengan memakai filter merah. Buat jarak kisi dan mistar sejauh L m.
b. Dengan bantuan teman anda, geserkan pensil sejauh mistar untuk menentukan letak garis-garis merah tingkat ke-1 (baik sisi kanan maupun kiri dan ambil rata-ratanya)
c. Ulangi kegiatan b untuk orde ke-2
d. Gunakan persamaan untuk menghitung panjang gelombang cahaya merah (yang dihasilkan filter)
Untuk warna yang sama. Sifat Gelombang Cahaya (Kisi Difraksi)

Download  |  Sumber


Sekian artikel Laporan Praktikum Sifat Gelombang Cahaya (Kisi Difraksi) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Laporan Praktikum Sifat Gelombang Cahaya (Kisi Difraksi) dengan alamat link https://praktikum-laporan.blogspot.com/2014/12/sifat-gelombang-cahaya-kisi-difraksi.html
Facebook Twitter Google+

0 Comments

Kotak Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Populer Minggu ini

  • Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
    Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi larutan menggunakan spektrofotometri berdasarkan hukum Beer-Lambert. Dengan mem...
  • Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
    Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur gaya magnetik menggunakan sensor Hall. Sensor Hall mengubah medan magnet yang diterimanya m...
  • Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
    Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kecepatan rotasi suatu poros menggunakan tachometer digital. Metode pengukuran dilakukan den...
  • Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
    Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kadar gula dalam larutan menggunakan refraktometer dengan mengukur indeks bias larutan. Tekn...
  •  Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    ABSTRAK Praktikum ini dilaksanakan untuk mengukur tingkat keasaman (pH) larutan menggunakan pH meter. Metode pengukuran dilakukan secara non...

Label

Aliran Air Archimedes Asam Atom Baterai Benda Besi Bunyi Cahaya Darah Data Efek Peltier Elektrolisis Elektromagnetik Entalpi Enzim Fermentasi Fitokimia Flow Meter Garam Gaya Magnetik Gelombang Gen Gesekan Getaran Gravitasi Hambatan Listrik Hewan Hidrolisis Hukum ingenhousz Kadar Gula Kalor kecepatan Konstanta Dielektrik Kontrasi larutan Korosi Laporan Praktikum larutan LED Listrik Logam Magnet Makanan Manusia Massa Massa Jenis Mikrobiologi Mikroskop modulus elastisitas Natrium Osmosis Pakaian Pegas Pengukuran Percepatan Perpindahan Panas pH larutan pH Meter Piknometer Pupuk Rangkaian LC Rangkaian RC Reaksi Rekayasa Reproduksi Resonansi sach Sel Senyawa Snell Spektrometer spektrum Suhu Tali Tanah Titik Beku Titik Lebur Tumbuhan Turbin Air Udara Unsur Zat cair

Arsip Blog

Copyright Laporan Praktikum - All Rights Reserved