Laporan Praktikum

Select Menu
  • Home

cari di blog ini

Home » Mikrobiologi » Laporan Praktikum Effective Microorganism

Jumat, 12 Desember 2014

Laporan Praktikum Effective Microorganism

Admin
Add Comment
Mikrobiologi
Jumat, 12 Desember 2014
Laporan Praktikum Effective Microorganism

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Pertanian organik semakin berkembang sejalan dengan timbulnya kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan kebutuhan akan bahan makanan yang relative lebih sehat. Namun pada beberapa tahun terakhir ini hasil pertanian negara kita menurun drastis. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti menurunnya kesuburan tanah. Kesuburan tanah sangat tergantung dengan keadaan bahan-bahan organik yang dikandungnya Kondisi lahan dan tanah pertanian yang telah banyak mengalami kerusakan dan penurunan tingkat kesuburan sangat memerlukan solusi penanganan secara maksimal.

Bahan-bahan kimia yang selalu digunakan untuk alasan produktivitas dan ekonomi ternyata saat ini lebih banyak menimbulkan dampak negatif baik bagi kehidupan manusia dan lingkungan sekitarnya. Untuk menanggulangi pemakaian bahan kimia yang berlebihan pada lahan pertanian, maka harus disediakan suatu alternatif sebagai pengganti bahan-bahan kimia tersebut seperti membuat EM (Effective Microorganism).

EM (Effective Microorganism) ini akan membantu proses pembentukan kompos, yaitu suatu bahan atau pupuk alami yang menguntungkan bagi tanah, tanaman, dan lingkungan serta membantu menyediakan hara bagi tanaman. Pengomposan merupakan salah satu cara pengelolaan sampah yang dapat mendatangkan keuntungan bagi manusia, selain lingkungan yang bersih dan sehat; hasil pengomposan mempunyai nilai ekonomis. Pengomposan sering digunakan karena teknologinya yang sederhana dan murah, serta tidak membutuhkan kontrol proses yang terlalu sulit

Pengomposan merupakan penguraian dan pemantapan bahan-bahan organik secara biologis dalam temperatur thermophilic (suhu tinggi) dengan hasil akhir berupa bahan yang cukup bagus untuk diaplikaikan ke tanah. Teknologi pengomposan sampah sangat beragam, baik secara aerobik maupun anaerobik, dengan atau tanpa bahan tambahan. Bahan tambahna yang biasa digunakan activator kompos seperti Green Phoskko Organic Decomposer dan Superfarm (Effective Microorganism) atau menggunakan cacing guna mendapatkan kompos (vermicompost).

B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah pada praktikum pembuatan EM (Effective Microorganism) yaitu bagaimana cara pembuatan EM (Effective Microorganism)?

C. Tujuan Praktikum
Tujuan praktikum pembuatan EM (Effective Microorganism) yaitu untuk mengetahui cara pembuatan EM (Effective Microorganisme).

D. Manfaat Praktikum
Manfaat dari praktikum ini yaitu dapat cara pembuatan EM (Effective Microorganisme). Laporan Praktikum Effective Microorganism

Download  |  Sumber


Sekian artikel Laporan Praktikum Effective Microorganism kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Laporan Praktikum Effective Microorganism dengan alamat link https://praktikum-laporan.blogspot.com/2014/12/laporan-praktikum-effective.html
Facebook Twitter Google+

0 Comments

Kotak Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Populer Minggu ini

  • Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
    Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi larutan menggunakan spektrofotometri berdasarkan hukum Beer-Lambert. Dengan mem...
  • Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
    Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur gaya magnetik menggunakan sensor Hall. Sensor Hall mengubah medan magnet yang diterimanya m...
  • Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
    Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kadar gula dalam larutan menggunakan refraktometer dengan mengukur indeks bias larutan. Tekn...
  •  Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    ABSTRAK Praktikum ini dilaksanakan untuk mengukur tingkat keasaman (pH) larutan menggunakan pH meter. Metode pengukuran dilakukan secara non...
  • Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
    Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kecepatan rotasi suatu poros menggunakan tachometer digital. Metode pengukuran dilakukan den...

Label

Aliran Air Archimedes Asam Atom Baterai Benda Besi Bunyi Cahaya Darah Data Efek Peltier Elektrolisis Elektromagnetik Entalpi Enzim Fermentasi Fitokimia Flow Meter Garam Gaya Magnetik Gelombang Gen Gesekan Getaran Gravitasi Hambatan Listrik Hewan Hidrolisis Hukum ingenhousz Kadar Gula Kalor kecepatan Konstanta Dielektrik Kontrasi larutan Korosi Laporan Praktikum larutan LED Listrik Logam Magnet Makanan Manusia Massa Massa Jenis Mikrobiologi Mikroskop modulus elastisitas Natrium Osmosis Pakaian Pegas Pengukuran Percepatan Perpindahan Panas pH larutan pH Meter Piknometer Pupuk Rangkaian LC Rangkaian RC Reaksi Rekayasa Reproduksi Resonansi sach Sel Senyawa Snell Spektrometer spektrum Suhu Tali Tanah Titik Beku Titik Lebur Tumbuhan Turbin Air Udara Unsur Zat cair

Arsip Blog

Copyright Laporan Praktikum - All Rights Reserved