Laporan Praktikum

Select Menu
  • Home

cari di blog ini

Home » Tumbuhan » PRAKTIKUM BIOLOGI : Respirasi

Sabtu, 15 September 2012

PRAKTIKUM BIOLOGI : Respirasi

Admin
Add Comment
Tumbuhan
Sabtu, 15 September 2012

PRAKTIKUM BIOLOGI : Respirasi



A.    Tujuan : Membuktikan bahwa pada proses respirasi dilapaskan gas CO2 yang dihembuskan pada saat mengeluarkan udara pernapasan.

B.    Landasan Teori :
Respirasi dalam biologi adalah proses mobilisasi energi yang dilakukan jasad hidup melalui pemecahan senyawa berenergi tinggi (SET) untuk digunakan dalam menjalankan fungsi hidup. Dalam pengertian kegiatan kehidupan sehari-hari, respirasi dapat disamakan dengan pernapasan. Namun demikian, istilah respirasi mencakup proses-proses yang juga tidak tercakup pada istilah pernapasan. Respirasi terjadi pada semua tingkatan organisme hidup, mulai dari individu hingga satuan terkecil, sel. Apabila pernapasan biasanya diasosiasikan dengan penggunaan oksigen sebagai senyawa pemecah, respirasi tidak melulu melibatkan oksigen.

C.    Alat dan Bahan :
1.    Gelas kimia 250ml
2.    Tabung reaksi
3.    Sedotan minuman
4.    Sendok makan/pengaduk
5.    Kapur
6.    H20

D.    Cara Kerja
1.    Masukan Setengah sendok makan kapur kedalam gelas kimia, kemudian tambahkan air sampai setengahnya dan aduk dengan sendok sampai rata.
2.    Biarkan Larutan kapur mengendap, setelah mengandap ambil bagian atas larutan yang bening kemudian masukan kedalam 2 tabung reaksi masing-masing sampai setengahnya.
3.    Tiuplah salah satu tabung reaksi dengan menggunakan sedotan miniman secara perlahan-lahan, kurang lebih 5x tiupan. Biarkan tabung tersebut selama 1 menit.
4.    Bandingkan larutan kapur pada tabung reaksi antara yang ditiup dengan yang tidak ditiup. Apakah perbedaannya ?

E.    Hipotesis
Larutan kapur yang ditiup akan berubah menjadi keruh dibandingkan dengan larutan kapur yang tidak ditiup. Karena Larutan kapur yang ditiup akan bereaksi dengan  CO2 yang merupakan hasil dari proses respirasi.





F.    Hasil Pengamatan :

1.    Gambar perangkat percobaan.





2.    Pada larutan kapur yang ditiup mengalami perubahan, dimana larutan kapur yang ditiup <Ca(OH)2+ CO2> berubah menjadi lebih keruh dibandingkan dengan larutan kapur yang tidak ditiup <Ca(OH)2>.
3.    Persamaan reaksi larutan kapur :




G.    Pertanyaan :
1.    Apa Fungsi larutan kapur pada tabung yang tidak ditiup ?
2.    Dapatkah larutan kapur diganti dengan larutan lain pada percobaan tersebut ? Berikan contohnya !
Jawab :
1.    Berfungsi sebagai patokan/pembanding keadaan larutan kapur sebelum ditiup dan sesudah ditiup.
2.    Bisa, digantikan dengan larutan KOH 10% atau Aquades + Vaselin.

Sumber: http://republikscienceone.blogspot.com


Sekian artikel PRAKTIKUM BIOLOGI : Respirasi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel PRAKTIKUM BIOLOGI : Respirasi dengan alamat link https://praktikum-laporan.blogspot.com/2012/09/praktikum-biologi-respirasi.html
Facebook Twitter Google+

0 Comments

Kotak Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Populer Minggu ini

  • Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
    Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi larutan menggunakan spektrofotometri berdasarkan hukum Beer-Lambert. Dengan mem...
  • Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
    Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur gaya magnetik menggunakan sensor Hall. Sensor Hall mengubah medan magnet yang diterimanya m...
  • Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
    Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kadar gula dalam larutan menggunakan refraktometer dengan mengukur indeks bias larutan. Tekn...
  •  Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    ABSTRAK Praktikum ini dilaksanakan untuk mengukur tingkat keasaman (pH) larutan menggunakan pH meter. Metode pengukuran dilakukan secara non...
  • Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
    Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kecepatan rotasi suatu poros menggunakan tachometer digital. Metode pengukuran dilakukan den...

Label

Aliran Air Archimedes Asam Atom Baterai Benda Besi Bunyi Cahaya Darah Data Efek Peltier Elektrolisis Elektromagnetik Entalpi Enzim Fermentasi Fitokimia Flow Meter Garam Gaya Magnetik Gelombang Gen Gesekan Getaran Gravitasi Hambatan Listrik Hewan Hidrolisis Hukum ingenhousz Kadar Gula Kalor kecepatan Konstanta Dielektrik Kontrasi larutan Korosi Laporan Praktikum larutan LED Listrik Logam Magnet Makanan Manusia Massa Massa Jenis Mikrobiologi Mikroskop modulus elastisitas Natrium Osmosis Pakaian Pegas Pengukuran Percepatan Perpindahan Panas pH larutan pH Meter Piknometer Pupuk Rangkaian LC Rangkaian RC Reaksi Rekayasa Reproduksi Resonansi sach Sel Senyawa Snell Spektrometer spektrum Suhu Tali Tanah Titik Beku Titik Lebur Tumbuhan Turbin Air Udara Unsur Zat cair

Arsip Blog

Copyright Laporan Praktikum - All Rights Reserved