Laporan Praktikum

Select Menu
  • Home

cari di blog ini

Home » Tumbuhan » Laporan Praktikum Agronomi Penyambungan (Grafting)

Kamis, 04 Desember 2014

Laporan Praktikum Agronomi Penyambungan (Grafting)

Admin
Add Comment
Tumbuhan
Kamis, 04 Desember 2014
Laporan Praktikum Agronomi Penyambungan (Grafting)

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Indonesia sebagai negara tropis memiliki keanekargaman tanaman buah,baik tanaman yang berbuah musiman maupun yang berbuah sepanjang tahun.salah satu jenis tanaman buah yang banyak dikembangkan diIndonesia adalah mangga (Mangifera indica L) meskipun mangga bukan tanaman asli Indonesia karena di duga berasal dari India dan Ceylon dan kemudian juga tersebar ke benua Amerika, Asia, Australia dan Eropa. Kini mangga dapat di temukan hampir di semua wilayah Indonesia termasuk sulawesi tengah.
Tanaman mangga yang banyak dikembangkan di Indonesia umumnya berasal dari species Mangifera indica L, termasuk famili Anacar diaceae bibit merupakan salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap produksi tanaman.
Perbanyakan secara vegetatif memiliki keuntungan, yakni menghasilkan populasi yang lebih seragam dalam waktu relatif singkat, memiliki sifat yang sama dengan induknya dan merupakan gabungan yang diinginkan serta berproduksi lebih cepat.
Grafting merupakan cara perbanyakan vegetatif yang memerlukan penanganan hati-hati.salah satu penyebab atau faktor kegagalan dalam grafting adalah faktor lingkungan, faktor tanaman dan faktor pelaksanaan.
Berdasarkan uraian diatas maka perlu di perhatikan untuk melakukan grafting tanaman mangga secara vegetatif dengan melihat pelaksanaan yang paling sesuai untuk mencapai keberhasilan grafting.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan penyambungan(grafting)?
2. Bagaimana cara penyambungan(grafting)?
3. Apa manfaat penyambungan(grafting)?

1.3 Tujuan Kegiatan praktek
1. Untuk mengetahui penyambungan (grafting).
2. Untuk mengetahui cara penyambungan (grafting).
3. Untuk mengetahui manfaat penyambungan (grafting).


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Perkembangbiakan Vegetatif
Pembiakan vegetatif adalah suatu metode perbanyakan tanaman dengan menggunakan bagian tanaman itu sendiri (bagian-bagian vegetatif yakni akar, batang dan daun) tanpa melibatkan proses pembuahan sehingga sifat tanaman induk dapat dipertahankan dan diturunkan ke tanaman anakan (Hartman dan Kester 1983). Salah satu teknik pembiakan vegetatif adalah grafting, yaitu suatu seni menyambung bagian dari satu tanaman (sepotong pucuk) ke bagian tanaman lain (rootstock) sedemikian rupa sehingga tercapai persenyawaan dan kombinasi ini terus tumbuh membentuk tanaman baru (Mahlstede dan Haber 1957; Hartman dan Kester 1978). Pembiakan vegetatif dengan grafting memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan pembiakan generatif. Salah satu keuntungan dari grafting ialah banyak digunakan untuk produksi bibit yang akan ditanam di kebun benih dan bermanfaat untuk penyelamatan kandungan genetik tanaman. (Sukendro, 2007)
Menyambung atau enten, yang telah di kenal dan dipraktikan sejak beberapa abad, adalah suatu cara menyambung potongan suatu tanaman pada batang yang telah berakar dari suatu tanaman lain. Beberapa cara pembiakan aseksual lain, pada potongan yang disambungkan tidak terjadi regenerasi organ-organ baru tetapi merupakan suatu kesatuan dengan batang yang berakar tadi. Batang berakar tempat potongan di sambungkan di sebut tanaman bawah. Akar kadang-kadang juga digunakan sebagai tanaman bawah. Potongan-potongan yang disambungkan disebut tanaman atas, atau tunas okulasi. Seluruh bagian atas dari tanaman bawah dibuang dan digantikan dengan tunas okulasi atau tanaman bawah. Banyak jenis tanaman buah-buahan yang sukar di perbanyak dengan setek, runduk, anakan dan cangkok, tetapi mudah di perbanyak dengan penyambungan dan penyusunan, misalnya pada manggis, belimbing dan sebagainya. (Rahardja, 2003 ) Laporan Praktikum Agronomi Penyambungan (Grafting)


Download  |  Sumber


Sekian artikel Laporan Praktikum Agronomi Penyambungan (Grafting) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Laporan Praktikum Agronomi Penyambungan (Grafting) dengan alamat link https://praktikum-laporan.blogspot.com/2014/12/laporan-praktikum-agronomi-penyambungan-grafting.html
Facebook Twitter Google+

0 Comments

Kotak Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Populer Minggu ini

  • Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
    Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi larutan menggunakan spektrofotometri berdasarkan hukum Beer-Lambert. Dengan mem...
  • Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
    Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur gaya magnetik menggunakan sensor Hall. Sensor Hall mengubah medan magnet yang diterimanya m...
  • Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
    Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kadar gula dalam larutan menggunakan refraktometer dengan mengukur indeks bias larutan. Tekn...
  •  Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    ABSTRAK Praktikum ini dilaksanakan untuk mengukur tingkat keasaman (pH) larutan menggunakan pH meter. Metode pengukuran dilakukan secara non...
  • Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
    Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kecepatan rotasi suatu poros menggunakan tachometer digital. Metode pengukuran dilakukan den...

Label

Aliran Air Archimedes Asam Atom Baterai Benda Besi Bunyi Cahaya Darah Data Efek Peltier Elektrolisis Elektromagnetik Entalpi Enzim Fermentasi Fitokimia Flow Meter Garam Gaya Magnetik Gelombang Gen Gesekan Getaran Gravitasi Hambatan Listrik Hewan Hidrolisis Hukum ingenhousz Kadar Gula Kalor kecepatan Konstanta Dielektrik Kontrasi larutan Korosi Laporan Praktikum larutan LED Listrik Logam Magnet Makanan Manusia Massa Massa Jenis Mikrobiologi Mikroskop modulus elastisitas Natrium Osmosis Pakaian Pegas Pengukuran Percepatan Perpindahan Panas pH larutan pH Meter Piknometer Pupuk Rangkaian LC Rangkaian RC Reaksi Rekayasa Reproduksi Resonansi sach Sel Senyawa Snell Spektrometer spektrum Suhu Tali Tanah Titik Beku Titik Lebur Tumbuhan Turbin Air Udara Unsur Zat cair

Arsip Blog

Copyright Laporan Praktikum - All Rights Reserved