Laporan Praktikum

Select Menu
  • Home

cari di blog ini

Home » Entalpi » Menentukan Perubahan Enthalpy Reaksi Netralisasi

Minggu, 28 Oktober 2012

Menentukan Perubahan Enthalpy Reaksi Netralisasi

Admin
Entalpi
Minggu, 28 Oktober 2012
Laporan Menentukan Perubahan Enthalpy Reaksi Netralisasi

A. Tujuan : Menentukan perubahan entalpi reaksi larutan NaOH dengan larutan HCl dengan  kalorimeter

B. Teori 

Setiap zat mengandung energi. Entalpi adalah energi  yang  terkandung di dalam zat.Perubahan seluruh energy zat di dalam reaksi disebut dengan perubahan entalpi reaksi.Panas reaksi adalah energi  yang dilepaskan atau diserap bila jumlah mol masing –masing zat sama dengan koefisien reaksinya. Panas pembentukan adalah energy yang dilepaskan atau diserap pada pembentukan 1mol zat dari unsur –unsurnya. 

q= m x c x ∆T
∆ H  =  – q/mol
M = massa (gram)
c  = kalor jenis air (4,2 J/g.oC)
∆T= perubahan suhu (oC)

Menurut Hukum Hess, banyaknya energy yang diserap atau dilepaskan pada suatu reaksi kimia tidak tergantung kepada jalannya reaksi, melainkan kepada keadaan awal dan keadaan akhir reaksi.ada energi  sistem, ada energi luar. Entalpi adalah energi sistem.

C. Alat dan bahan

a. Kalorimeter                              f.   Termometer
b. Gelas kimia 100 ml                 g.  Pengaduk
c. Gelas ukur 50 ml
d. Larutan NaOH 1 M
e. Larutan HCl 1 M

D. Cara Kerja

a. Masukkan 50 ml larutan NaOH 1 M ke dalam gelas ukur, ukur suhu larutan
b. Masukkan  ke dalam calorimeter
c. Masukkan 50 ml larutan HCl 1 M ke dalam gelas ukur, ukur  suhu larutan
d. Masukkan  ke dalam calorimeter
e. Aduk campuran larutan. Amati suhunya yang naik, kemudian tetap.  Catat suhu yang tetap sebagai suhu akhir reaksi.  Reaksi    :  NaOH  +  HCl  –>   NaCl + H2O

E. Hasil  Pengamatan

Suhu Awal HCl                : 32°
Suhu Awal NaOH            : 31°
Suhu Campuran              : 35°
Perubahan Suhu              : 35° - (32° - 31°/2) = 35° - 32,5° = 2,5°

F. PERTANYAAN

1.Hitunglah jumlah mol dalam 50 ml larutan HCl 1 M dan jumlah mol dalam 50 ml larutan NaOH 1 M!
2.Hitunglah jumlah kalor yang dibebaskan per mol H2O yang terbentuk dalam reaksi ini
3. Tulislah persamaan termokimia untuk reaksi tersebut!
G. JAWABAN
1. mol NaOH       = m . v
                          =  1 . 0,05
                          =  0,05 mol
   mol HCl            = m . v
                          =  1 . 0,05
                          = 0,05 mol
2. dik : m NaOH   = 50 ml
          m HCl       = 50 ml
          c              = 4,2 J /g°C
          ΔT           = 2,5°C
   dit : q ?             
   q reaksi         = m . c . ΔT
                       =  100 . 4,2 . 2,5
                       =  1050 J
3. ΔH =  -q/mol
           = -1050/0,05
           = - 21000 J/mol
           = - 21 KJ/mol
H. KESIMPULAN   :  Jadi, untuk menetralisasikan 1 mol larutan NaOH dengan 1 mol HCl dibutuhkan kalor sebesar  1050 J serta adalanya perubahan enthalpy sebesar -21 KJ/mol. Ini termasuk kedalam proses Eksoterm yaitu jenis reaksi ΔH pelarutan standar (ΔH°s)


PENENTUAN  PERUBAHAN ENTALPI PEMBAKARAN BAHAN BAKAR
A. Tujuan                  :  Menentukan ∆H pembakaran methanol
B. Alat dan Bahan 
  • Gelas Kimia
  • Pembakar spirtus
  • Neraca
  • Metanol
  • Air
  • Termometer

C. Langkah Kerja
  1. Timbang air dalam gelas kimia sebanyak 100 ml
  2. Ukur suhu air awal dan catat suhunya
  3. Isi pembakar spirtus dengan methanol, timbang pembakar tersebut dengan neraca
  4. Nyalakan pembakar spirtus dan panaskan air sampai hampir mendidih
  5. Catat suhu air,pada saat lampu spirtus dimatikan
  6. Timbang pembakar spirtus setelah pemanasan

D. Hasil pengamatan
Massa air             : 100 gr
Massa lampu + methanol sebelum pemanasan  : 181,6 gr
Massa lampu + methanol setelah pemanasan    : 164,72 gr
Suhu air awal     : 30°
Suhu air setelah pemanasan       : 93°
Massa methanol yang hilang       : 181,6 – 164,72 = 5,88 gr
Mr methanol (CH3OH)   : 12 + 4 + 16 = 32
E. Perhitungan
  q  reaksi          = m . c . ∆T
  ∆ H                 =  – q/mol methanol

G. Jawaban

1. mol methanol  =  gr/mol = 5,88/32 = 0,184 mol

2. q reaksi     =  m . c . ΔT
                     =  100 . 4,2 . 63
                     =  26460 J
     3. ΔH        = -26460/0,184
                    = -143804,34 J/mol
                    = -143,8 KJ/mol

H. Kesimpulan :  Jadi, untuk membakar methanol dibutuhkan kalor sebanyak 26460 J serta mengalami perubahan enthalpy sebesar -143,8 KJ/mol. Proses ini termasuk Eksoterm karena mengalami perubahan suhu yaitu pada saat lampu spirtus dipanaskan.
 
 
Sumber: reyzapratama


Sekian artikel Menentukan Perubahan Enthalpy Reaksi Netralisasi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Menentukan Perubahan Enthalpy Reaksi Netralisasi dengan alamat link https://praktikum-laporan.blogspot.com/2012/10/menentukan-perubahan-enthalpy-reaksi.html
Facebook Twitter Google+

0 Comments

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Populer Minggu ini

  • Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
    Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi larutan menggunakan spektrofotometri berdasarkan hukum Beer-Lambert. Dengan mem...
  • Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
    Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur gaya magnetik menggunakan sensor Hall. Sensor Hall mengubah medan magnet yang diterimanya m...
  • Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
    Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kadar gula dalam larutan menggunakan refraktometer dengan mengukur indeks bias larutan. Tekn...
  •  Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    ABSTRAK Praktikum ini dilaksanakan untuk mengukur tingkat keasaman (pH) larutan menggunakan pH meter. Metode pengukuran dilakukan secara non...
  • Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
    Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kecepatan rotasi suatu poros menggunakan tachometer digital. Metode pengukuran dilakukan den...

Label

Aliran Air Archimedes Asam Atom Baterai Benda Besi Bunyi Cahaya Darah Data Efek Peltier Elektrolisis Elektromagnetik Entalpi Enzim Fermentasi Fitokimia Flow Meter Garam Gaya Magnetik Gelombang Gen Gesekan Getaran Gravitasi Hambatan Listrik Hewan Hidrolisis Hukum ingenhousz Kadar Gula Kalor kecepatan Konstanta Dielektrik Kontrasi larutan Korosi Laporan Praktikum larutan LED Listrik Logam Magnet Makanan Manusia Massa Massa Jenis Mikrobiologi Mikroskop modulus elastisitas Natrium Osmosis Pakaian Pegas Pengukuran Percepatan Perpindahan Panas pH larutan pH Meter Piknometer Pupuk Rangkaian LC Rangkaian RC Reaksi Rekayasa Reproduksi Resonansi sach Sel Senyawa Snell Spektrometer spektrum Suhu Tali Tanah Titik Beku Titik Lebur Tumbuhan Turbin Air Udara Unsur Zat cair

Arsip Blog

Copyright Laporan Praktikum - All Rights Reserved