Laporan Praktikum

Select Menu
  • Home

cari di blog ini

Home » Enzim » ENZIM KATALASE

Minggu, 16 September 2012

ENZIM KATALASE

Admin
Add Comment
Enzim
Minggu, 16 September 2012

ENZIM KATALASE

 
Tujuan : Mengetahui pengaruh zat dam suhu terhadap kerja enzim katalase
1. ALAT DAN BAHAN
a)      ALAT
  1. Tabung Reaksi
  2. Sipirtus
  3. Pinset
  4. Pipet
b)      BAHAN
              1.  Hati ayam (secukupnya)
              2.  Hati ayam yang dipanaskan (secukupnya)
              3.  Jantung ayam (secukupnya)
              4.  Larutan H2O2
              5.  Larutan HCL
              6.  Larutan NaOH
           2. LANGKAH KERJA
v  Percobaan 1 (hati + H2O2)
1.  Hati ayam yang telah dihaluskan dimasukkan ke dalam tabung reaksi
2.  Memasukan 20 tetes H2O2 dalam tabung reaksi
3.  Kemudian menutup tabung reaksi menggunakan tangan
4.  Lidi yang dibakar menggunakan spiritus sampai berbentuk bara dimasukkan ke dekat tabung  
     reaksi
5.  Hasilnya diamati bara api tersebut dan mencatat hasilnya
v  Percobaan 2 ( Hati + HCL + H2O2­­­­)
1.  Hati ayam yang telah dihaluskan dimasukkan ke dalam tabung reaksi
2.  Lalu tabung reaksi diisi 20 tetes HCL dan setelah itu meneteskan 20 tetes H2O2­­­­
3.  Bagian atas tabung reaksi menggunakan tangan
4.  Adanya gelembung yang terjadi diamati
5.  Lidi  dibakar dengan spiritus sampai menjadi bara ujungnya, seperti pada percobaan 1
6.  Dekatkan ujung lidi tersebut kedalam tabung reaksi
7.  Nyala bara yang berada pada ujung lidi
8.  Hasil pengamatan yang terjadi dicatat
v  Percobaan 3 (Hati + NaOH  + H2O2­­­­)
1.  Hati ayam yang telah dihaluskan dimasukkan ke dalam tabung reaksi
2.  Tabung reaksi ditetesi dengan NaOH dan H2O2­­­­ sebanyak 20 tetes
3.  Tabung reaksi ditutup dengan tangan
4.  Gelembung yang terjadi diamati
5.  Lidi dibakar dengan spiritus sehingga menjadi bara ujungnya
6.  Dekatkan ujung lidi yang berbentuk bara kedalam tabung reaksi
7.  Nyala bara yang beada pada ujung lidi
8.  Hasil pengamatan yang terjadi dicatat
v  Percobaan 4 (Hati direbus + H2O2­­­­)
1.  Alat dan bahan disiapkan
2.  Hati ayam yang telah dihaluskan dimasukkan ke dalam tabung reaksi
3.  Hati ayam tersebut direbus dengan menggunakan spiritus sampai matang
4.  Ditambahkan 20 tetes H2O2­­­­ kedalam tabung reaksi
5.  Tabung reaksi ditutup dengan tangan
6.  Gelembung pada reaksi tersebut diamati
7.  Lidi dibakar dengan spiritus sampai menjadi bara
8.  Dekatkan lidi tersebut kedalam tabung reaksi
9.  Nyala bara sewaktu didalam tabung reaksi
10. Hasil pengamatan yang terjadi dicatat
v  Percobaan 5 (jantung + H2O2­­­­)
1.  Alat dan bahan disiapkan
2.  Jantung ayam yang telah dihauskan dimasukkan kedalam tabung reaksi
3.  Tabung reaksi ditetesi H2O2­­­­ sebanyak 20 tetes lalu tutup tabung dengan tangan
4.  Lidi dibakar dengan spiritus sampai menjadi bara
5.  Dekatkan bara lidi tersebut kedalam tabung reaksi
6.  Reaksi yang terjadi pada nyala bara didalam tabung diamati
7.  Hasil pengamatan dicatat
3. HASIL PENGAMATAN
Percobaan
Gelembung
Nyala/Tidak
Hati + H2O2
Gelembung banyak
Menyala
Hati + HCL + H2O2
Gelembung banyak
Tidak menyala
Hati + NaOH  + H2O2
Ada gelembung
Menyala Sedikit
Hati direbus + H2O2
Gelembung ada tetapi sedikit
Tidak menyala
Jantung + H2O2
Gelembung sedang
Menyala tetapi sedikit
4. PEMBAHASAN PENGAMATAN
1. Saat hati diberi H2O2 terjadi gelembung-gelembung udara yang banyak.  Hal ini membuktikan bahwa enzim katalase yang terdapat di dalam hati ayam mengubah H2O2 menjadi H2O (air), sedangkan pada waktu dimasukkan lidi membara ke dalamnya, timbul nyala api.  Hal ini membuktikan bahwa H2O2 juga diuraikan menjadi oksigen (O­2).Dan itu membuktikan bahwa di dalam hati mengandung enzim katalase.dalam percobaan hati +H2O2 terjadi kejadian gelembung yang sangat banyak karena di dalam hati mengandung enzim katalase yang berguna untuk menetralkan racun dimana hanya dapat bekerja optimal pada ph netral. kita dapat bekerja optimal pada pH netral
2. Bahwa pada keadaan yang terlalu asam yaitu dengan ditambahnya HCL  dan NAOH enzim tidak dapat bekerja secara optimal.
3. Pada hati yang dipanaskan yang terjadi gelembung muncul hanya sedikit sekali dan ketika bara api dimasukkan kedalam tabung reaksi juga tidak timbul nyala api. Hal ini disebabkan karena protein di dalam enzim katalase telah rusak sehingga tidak dapat menguraikan H2O2 menjadi H2O dan O2. Itu membuktikan juga bahwa dimana enzim katalase tidak akan bekerja secara optimal pada suhu tinggi.karena kita ketahui bahwa enzim katalase akan bekerja pada suhu netral
4. Pada penelitian jantung yang kemudian ditambah dengan H2O2 dan apabila dibandingkan dengan yang menggunakan hati + H2O2 memang sedikt berbeda yaitu terjadi pada banyaknya gelembung kalau menggunakan jantung hanya menghasilkan gelembung yang jumlahnya sedang kemudian jika dimasukkan bara api kedalamnya hanya muncul sedikit api menunjukkan didalam jantung mengandung enzim katalase.
5. KESIMPULAN
1.      Faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase diantaranya :
      a) Suhu: dimana enzim katalase tidak akan bekerja secara optimal pada suhu tinggi.karena  
          kita ketahui bahwa enzim katalase akan bekerja pada suhu netral.
      b) pH. Enzim katalase akan bekerja optimal pada pH netral.
2.      Enzim katalase berperan dalam menguraikan racun dari H2O2 menjadi H2O dan O2
        
2H2O2 à 2H2O + O2

Sumber: http://raidhaaa.blogspot.com


Sekian artikel ENZIM KATALASE kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel ENZIM KATALASE dengan alamat link https://praktikum-laporan.blogspot.com/2012/09/enzim-katalase.html
Facebook Twitter Google+

0 Comments

Kotak Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Populer Minggu ini

  • Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
    Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi larutan menggunakan spektrofotometri berdasarkan hukum Beer-Lambert. Dengan mem...
  • Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
    Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur gaya magnetik menggunakan sensor Hall. Sensor Hall mengubah medan magnet yang diterimanya m...
  • Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
    Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kadar gula dalam larutan menggunakan refraktometer dengan mengukur indeks bias larutan. Tekn...
  •  Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    ABSTRAK Praktikum ini dilaksanakan untuk mengukur tingkat keasaman (pH) larutan menggunakan pH meter. Metode pengukuran dilakukan secara non...
  • Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
    Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kecepatan rotasi suatu poros menggunakan tachometer digital. Metode pengukuran dilakukan den...

Label

Aliran Air Archimedes Asam Atom Baterai Benda Besi Bunyi Cahaya Darah Data Efek Peltier Elektrolisis Elektromagnetik Entalpi Enzim Fermentasi Fitokimia Flow Meter Garam Gaya Magnetik Gelombang Gen Gesekan Getaran Gravitasi Hambatan Listrik Hewan Hidrolisis Hukum ingenhousz Kadar Gula Kalor kecepatan Konstanta Dielektrik Kontrasi larutan Korosi Laporan Praktikum larutan LED Listrik Logam Magnet Makanan Manusia Massa Massa Jenis Mikrobiologi Mikroskop modulus elastisitas Natrium Osmosis Pakaian Pegas Pengukuran Percepatan Perpindahan Panas pH larutan pH Meter Piknometer Pupuk Rangkaian LC Rangkaian RC Reaksi Rekayasa Reproduksi Resonansi sach Sel Senyawa Snell Spektrometer spektrum Suhu Tali Tanah Titik Beku Titik Lebur Tumbuhan Turbin Air Udara Unsur Zat cair

Arsip Blog

Copyright Laporan Praktikum - All Rights Reserved