Laporan Praktikum

Select Menu
  • Home

cari di blog ini

Home » Laporan Praktikum » Laporan Praktikum Titrasi Asam Basa

Kamis, 18 Desember 2014

Laporan Praktikum Titrasi Asam Basa

Admin
Add Comment
Laporan Praktikum
Kamis, 18 Desember 2014
Laporan Praktikum Titrasi Asam Basa

A. TUJUAN
Melakukan titrasi asam basa untuk menentukan konsentrasi suatu larutan.

B. DASAR TEORI
Titrasi merupakan salah satu cara untuk menentukan konsentrasi larutan suata zat dengan cara mereaksikan larutan tersebut dengan zat lain yang diketahui konsentrasinya. Prinsip dasar titrasi asam basa didasarkan pada reaksi netralisasi asam basa. Jika larutan bakunya asam disebut asidimetri dan jika larutan bakunya basa disebut alkalimetri.

Titik eqivalen pada titrasi asam basa adalah pada saat dimana sejumlah asam tepat dinetralkan oleh sejumlah basa. Selama titrasi berlangsung terjadi perubahan pH, pH pada titik eqivalen ditentukan oleh sejumlah garam yang dihasilkan dari netralisasai asam basa. Indikator yang digunakan pada titrasi asam basa adalah yang memiliki rentang pH dimana titik eqivalen berada. Pada umumnya tirik eqivalen tersebut sulit untuk diamati, yang mudah diamati adalah titik akhir yang dapat terjadi sebeleum atau sesudah titik eqivalen tercapai. Tittarsi harus dihentikan pada saat titik akhir titrasi tercapai, yang ditandai dengan perubahan warna indicator. Titik akhir titrasi tidak selau berimpit dengan titik eqivalen. Dengan memilih indicator yang tepat kita dapat memperkecil kesalahan titrasi.
Pada titrasi asam kuat dan basa kuat, asam kuat dan basa kuat akan terurai dengan sempurna. Oleh karena itu ion hydrogen dan ion hidroksida selam titrasi dapat langsung dihitung dari jumlah asam dan basa yang ditambahkan. Pada titik eqivalen dari titrasi asam kuat dan basa kuat, pH larutan pada temperature 200C sama dengan pH air, yaitu sama dengan 7.

 
Jenis-Jenis Titrasi Asam Basa
Titrasi asam basa terbagi menjadi 5 jenis yaitu :
1. Asam kuat - Basa kuat
2. Asam kuat - Basa lemah
3. Asam lemah - Basa kuat
4. Asam kuat - Garam dari asam lemah
5. Basa kuat - Garam dari basa lemah

C. ALAT DAN BAHAN
1. ALAT
• Buret 1 buah.
• Botol semprot 1 buah.
• Corong 1 buah.
• Gelas kimia 250 ml 1 buah.
• Gelas Erlenmeyer 250 ml 2 buah
2. BAHAN
• NaOH
• HCl
• Phenoftalein.
• Aquades.
• Kertas saring/ tissue.
 
D. LANGKAH KERJA
1) Rangkai alat terlebih dahulu.
2) Bersihkan buret yang akan digunakan dan bilas dengan NaOH yang akan dipakai sebanyak 3 kali, kemudian masukkan larutan NaOH sampai pada skala diatas nol (0).
3) Memasukkan 10 ml HCl kedalam labu Erlenmeyer,
4) Tambahkan aquades kedalam kedalam labbu Erlenmeyatn yanger sebanyak 5 ml untuk membilas larutan yang menempel pada dinding labu Erlenmeyer, tambahkan tiga tetes indicator phenolftalein.
5) Lakukan titrasi dengan cara meneteskan larutan NaOH dari buret secar perlahan-lahan tetes sampai larutan akan berubah warna.
6) Catat keadaan akhir buret yang menunjukan volume larutan NaOH yang dipakai, yakni selisih volume semula dengan volume akhir. Laporan Praktikum Titrasi Asam Basa

Download


Sekian artikel Laporan Praktikum Titrasi Asam Basa kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Laporan Praktikum Titrasi Asam Basa dengan alamat link https://praktikum-laporan.blogspot.com/2014/12/laporan-praktikum-titrasi-asam-basa.html
Facebook Twitter Google+

0 Comments

Kotak Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Populer Minggu ini

  • Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
    Pengukuran Konsentrasi Larutan dengan Spektrofotometri
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi larutan menggunakan spektrofotometri berdasarkan hukum Beer-Lambert. Dengan mem...
  • Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
    Pengukuran Gaya Magnetik dengan Sensor Hall - Laporan Praktikum
      ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur gaya magnetik menggunakan sensor Hall. Sensor Hall mengubah medan magnet yang diterimanya m...
  • Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
    Pengukuran Kadar Gula dalam Larutan dengan Refraktometer - Laporan Praktikum
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kadar gula dalam larutan menggunakan refraktometer dengan mengukur indeks bias larutan. Tekn...
  •  Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    Pengukuran pH Larutan dengan pH Meter
    ABSTRAK Praktikum ini dilaksanakan untuk mengukur tingkat keasaman (pH) larutan menggunakan pH meter. Metode pengukuran dilakukan secara non...
  • Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
    Pengukuran Kecepatan Rotasi dengan Tachometer
     ABSTRAK Praktikum ini bertujuan untuk mengukur kecepatan rotasi suatu poros menggunakan tachometer digital. Metode pengukuran dilakukan den...

Label

Aliran Air Archimedes Asam Atom Baterai Benda Besi Bunyi Cahaya Darah Data Efek Peltier Elektrolisis Elektromagnetik Entalpi Enzim Fermentasi Fitokimia Flow Meter Garam Gaya Magnetik Gelombang Gen Gesekan Getaran Gravitasi Hambatan Listrik Hewan Hidrolisis Hukum ingenhousz Kadar Gula Kalor kecepatan Konstanta Dielektrik Kontrasi larutan Korosi Laporan Praktikum larutan LED Listrik Logam Magnet Makanan Manusia Massa Massa Jenis Mikrobiologi Mikroskop modulus elastisitas Natrium Osmosis Pakaian Pegas Pengukuran Percepatan Perpindahan Panas pH larutan pH Meter Piknometer Pupuk Rangkaian LC Rangkaian RC Reaksi Rekayasa Reproduksi Resonansi sach Sel Senyawa Snell Spektrometer spektrum Suhu Tali Tanah Titik Beku Titik Lebur Tumbuhan Turbin Air Udara Unsur Zat cair

Arsip Blog

Copyright Laporan Praktikum - All Rights Reserved