Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2013

Laporan Kimia Tentang Hidrolisis

Laporan Kimia Tentang Hidrolisis
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Garam adalah suatu zat hasil reaksi antara asam dan basa. Jika garam dilarutkan dalam air, maka akan terurai menjadi ion-ion. Ion-ion yang berasal dari asam lemah atau basa lemah akan mengalami hidrolisis. Hidrolisis adalah reaksi antara kation atau anion dengan molekul air sehingga dihasilkan H+ atau OH-.

B. TUJUAN
Ø Menyelidiki sifat asam atau basa pada berbagai jenis larutan garam.

BAB II PRAKTIKUM KIMIA
1. REAKSI EKSOTERM DAN ENDOTERM
A. ALAT DAN BAHAN
No ALAT BAHAN
1 Tabung reaksi Larutan NaCl 0,1 M
2 Pipet volume Larutan CH3COONA 0,1 M
3 Karet pengisap Larutan NH4Cl 0,1 M
4 Ph indikator Larutan (NH4)2SO4 0,1 M
5 Kertas lakmus
B. CARA KERJA
a. Masukan sebanyak 5 mL larutan NaCl 0,1 m pada tabung reaksi 1
Masukan sebanyak 5 mL larutan CH3COONA 0,1 M pada tabung reaksi 2
M asukan sebanyak 5 mL larutan NH4CL 0,1 M pada tabung reaksi 3
Masukan sebanyak 5 mL larutan (NH4)2SO4 O,1 M pada tabung reak…

Laporan Paktikum Sel

Laporan Paktikum Sel LANDASAN TEORI
Pengertian Sel
Sel merupakan organisme terkecil dari suatu makhluk hidup.Semua fungsi kehidupan di atur dalam suatu sel dan berlangsung didalamnya. Sel juga terbagi menjadi 2 yaitu: sel eukariota(eukariotik), dan sel prokariota(prokariotik). Sel prokariota beradaptasi dengan kehidupan uniselular, sedangkan sel-sel eukariota beradaptasi untuk hidup saling kerja sama dalam lingkup yang rapi,multiseluler.Bentuk sel ada yang pipih, memanjang, sangat panjang dan bikonkaf. Sedang ukuran dari sel pada umumnya microskopis(sangat kecil). Pada manusia diameter rata-rata kira-kira 10µ,dan tidak bisa dilihat tanpa bantuan mikroskop (tidak bisa dilihat dengan mata telanjang).
Sel pertama kali dikenalkan oleh Robert hooke pada tahun 1665 yang mengamati jaringan gabus pada tumbuhan ketela pohon, yang merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah sel dapat berfungsi secara autimon asalkan selu…

Laporan Praktikum Mikroskop

Laporan Praktikum Mikroskop
A. Pelaksanaan Praktikum
1. Tujuan praktikum : Memahami penggunaan mikroskop secara tepat dan benar.
2. Hari /tanggal : Jum’at,05 Oktober 2012
3. Tempat : Laboratorium Biologi FKIP Universitas Mataram.

B. Landasan Teori
Mikroskop (bahasa yunani: micros= kecil dan scopein= melihat) adalah sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata kasar. Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut mikroskopi. Dan kata mikroskopik berarti sangat kecil, tidak mudah dilihat oleh mata(Anonim,2012:1).
Antony Van Leewenhoek(1632-1723)seorang mahasiswa ilmu pengetahuan alam berkebangsaan belanda adalah salah satu dari tokoh mikrobiologi yang menemukan mikroskop. Mikroskop yang ditemukan pada saat itu mempunyai perbesaran 50-300. Ia melakukan pengamatan pada beberapa sumber seperti air hujan, tong, danau, kotoran gigi. Pengamatan pertama kali yang ia lakukan adalah pada b…

Laporan Mikrobiologi

Laporan Mikrobiologi
BAB I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Mikrobiologi adalah telaah mengenai organisme hidup yang berukuran mikroskopis. Dunia mikroorganisme terdiri dari 5 kelompok organisme: bakteri, virus, protozoa, algae dan cendawan mikroskopis. Mikroorganisme sangat erat kaitannya dengan kehidupan kita, beberapa diantaranya ada yang bermanfaat dan ada pula yang merugikan. Beberapa mikroorganisme menyebabkan penyakit dan ada pula yang terlibat dalam kegiatan manusia sehari-hari seperti misalnya pembuatan anggur, keju, yogurt, produksi pinisilin, serta proses-proses perlakuan yang berkaitan dengan pembuangan limbah.
Hasil yang diperoleh dari usaha peternakan seperti daging dan susu merupakan produk memiliki kandungan nutrisi yang tinggi sehingga digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Daging dan susu merupakan bahan pangan yang cocok bagi pertumbuhan mikroorganisme. Hal ini dikarenakan kandungan nutrien yang tinggi merupakan media yang baik untuk pertumbuhan mikroba. A…

Laporan Praktikum Pengukuran Massa Jenis

Laporan Praktikum Pengukuran Massa Jenis
Rabu, 12 oktober 2011
Kelompok 1
Lokasi praktek: Lab fisika kesling poltekes kemenkes Banjarmasin
A. Tujuan
Praktikum dilakukan dengan tujuan untuk:
1. Mengetahui berat bahan
2. Mengukur volume bahan
3. Menghitung massa jens bahan

B. Landasan Teori
Massa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan volume benda. Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa setiap volumenya. Massa jenis rata-rata setiap benda merupakan total massa dibagi dengan total volumenya. Sebuah benda yang memiliki massa jenis lebih tinggi (misalnya besi) akan memiliki volume yang lebih rendah daripada benda bermassa sama yang memiliki massa jenis lebih rendah (misalnya air).
Satuan SI massa jenis adalah kilogram per meter kubik (kg•m-3)
Massa jenis berfungsi untuk menentukan zat. Setiap zat memiliki massa jenis yang berbeda. Dan satu zat berapapun massanya berapapun volumenya akan memiliki massa jenis yang sama.
Rumus untuk m…

Pengukuran Cahaya

Pengukuran Cahaya
1. Pengertian dan Satuan Cahaya
1.1. Pengertian Cahaya
Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang kasat mata denganpanjang gelombang sekitar 380–750 nm. Pada bidang fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak. Cahayaadalah paket partikel yang disebut foton.

1.2. Satuan Cahaya
• Candela (cd)
Unit intensitas cahaya dari sumber cahaya dalam arah tertentu.. Juga disebutcandle.
Secara teknis, intensitas radiasi dalam arah tegak lurus dari permukaan meter 1 / 600000 persegi tubuh hitam pada suhu pemadatan platinum di bawah tekanan 101.325 newton per meter persegi.
• Footcandle (fc atau FTC)
Unit intensitas cahaya, diukur dalam lumen per kaki persegi. Kecerahan satu candle pada jarak satu kaki. Sekitar 10,7639 lux. • Lumen (lm)
Satuan aliran fluks cahaya atau bercahaya. Output dari lampu buatan dapat diukur dalam lumen.
• Lux (lx)
Unit penerangan setara d…

Menghitung Volume Curah Hujan

A. JUDUL PRAKTIKUM
Menghitung Volume Curah Hujan
B. TUJUAN
Mencoba menghitung (menduga) volume curah hujan dalam waktu 2 minggu.
C. ALAT DAN BAHAN
1. Botol Sirup Indofood
2. Corong
3. Lakban
4. Penggaris
5. Gelas Ukur
D. CARA KERJA
Langkah pertama yang harus dilakukan ialah menyimpan corong diatas mulut botol kemudian direkatkan dengan lakban. Tempatkan Botol pada tempat yang terbuka, jangan sampai ada menghalangi jatuhnya air hujan.
Selama 2 Minggu, dalam setiap hujan hitung volume air hujan yang di dapat di dalam botol, hitung juga tinggi serta lamanya hujan (waktu).
Kemudian hitung curah hujan dengan rumus:
E. HASIL PENGAMATAN
F. DISKUSI
Curah hujan yaitu jumlah air hujan yang turun pada suatu daerah dalam waktu tertentu. Besarnya curah hujan yang dihasilkan setiap harinya tidak dapat dipastikan, kadang naik dan bisa juga turun. Ini semua tergantung pada evaporasi yang terjadi,kelembaban suatu daerah, tiupan angin,letak daerah tersebut dan faktor-faktor…

Estimasi populasi hewan

A. JUDUL PRAKTIKUM
Estimasi populasi hewan
B. TUJUAN
Mencoba mengestimasi (menduga) jumlah anggota populasi dari suatu spesies pada habitatnya.
C. ALAT DAN BAHAN
1. hewan yang akan diestimasi jumlah anggota populasinya
2. alat dan bahan pemberi tanda (berbeda-beda tergantung spesies yang akan ditangkap)
3. tally counter.
D. CARA KERJA
Langkah pertama yang harus dilakukan ialah menentukan spesies dan habitat yang akan diestimasi. Perhatikan beberapa asumsi di atas. Dengan perlengkapan untuk menangkap dan dan memberi tanda selanjutnya lakukan penangkapan terhadap hewan dimaksud. Semua hewan yang tertangkap diberi tanda, selanjutnya lepaskan kembali hewan-hewan tersebut ke habitat seperti semula.
Melewati selang waktu satu atau dua minggu lakukan penangkapan kedua. Penangkapan kedua ini harus memperhatikan waktu, lokasi, dan cara penangkapan pertama. Artinya, usahakan ketiga hal tersebut sama (pukul berapa, lokasinya dimana saja dan dengan cara apa hewan tsb ditangkap). K…

Gerak taksis pada cacing tanah

A. JUDUL PRAKTIKUM
Gerak taksis pada cacing tanah (Stimulus – Respons)
B. TUJUAN
Mempelajari perilaku naluriah hewan cacing dalam merespons rangsang dari lingkungan
C. ALAT DAN BAHAN
1. toples bekas kue astor 4 buah
2. gelas kimia 500 ml
3. gelas kimia 50 ml
4. gelas ukur 25 ml
5. kabel listrik
6. batu baterai
7. gunting kertas
8. kertas karton hitam
9. kertas alumunium foil
10. kertas saring
11. hati ayam
12. aquades
13. cacing tanah yang masih bugar
14. tanah
15. humus
D. CARA KERJA
Hal pertama yang harus dikerjakan untuk praktikum ini ialah membuat sediaan feromon dan ekstrak hati ayam. Feromon dibuat dengan memberikan kejutan listrik (dari batu baterai) kepada minimal lima ekor cacing. Untuk sediaan ini pemberian kejutan listrik dilakukan di atas lembaran alumunium foil ukuran 10x10 cm2. Feromon yang telah dikeluarkan dengan kejutan listrik selanjutnya diencerkan dengan 15 ml air yang kemudian dicampurkan dengan tanah. Sediaan ekstrak hati a…

Pola Distribusi Intrapopulasi Organisme

A. JUDUL PRAKTIKUM
Pola Distribusi Intrapopulasi Organisme
B. TUJUAN
Mengetahui pola penyebaran organisme dalam populasi hewan dikaitkan dengan kondisi lingkungan yang menjadi habitatnya.
C. ALAT DAN BAHAN
1. kuadrat ukuran 40x40 cm2
2. cangkul
3. kantung plastik
4. plastik meja ukuran 50x50 cm2
5. thermometer tanah
6. thermomter lingkungan
7. hygrometer sling
8. neraca o-Hauss
9. labu erlenmeyer
10. batang pengaduk
11. gelas ukur
12. aquades
13. pH Indikator
14. spiritus
15. lampu spiritus
16. porselen bakar/tahan api
17. kalkulator scientifik
D. CARA KERJA
1. Pencuplikan cacing tanah
a. Setiap kelompok mengambil lokasi pengamatan yang berbeda. Pada setiap lokasi pengamatan, tentukan lima titik sampel secara acak. Berikan catatan ringkas mengenai gambaran kondisi fisik dan vegetasi lingkungan dari lokasi tempat saudara melakukan pengamatan.
b. Setiap titik tersebut selanjutnya diambil sampel dengan luasan yang dibatasi oleh kuadrat d…

Preferensi Hewan Terhadap Suhu

A. JUDUL PRAKTIKUM
Freferensi hewan terhadap suhu
B. TUJUAN
Mengetahui pengaruh faktor lingkungan (suhu) terhadap organisme
C. ALAT DAN BAHAN
1. bak kaca disertai dengan thermometer di setiap zonanya
2. lampu spiritus
3. spiritus
4. kaki bak kaca
5. ikan seribu
6. es batu
7. air
8. styroform
9. cutter
10. plastik mika warna gelap
D. CARA KERJA
Langkah pertama yang harus dilakukan kelompok adalah melakukan setting alat agar bak kaca berada pada tempat dan kondisi yang memungkinkan untuk perlakuan selanjutnya. Pastikan bak sudah terbagi menjadi 3 zona dengan masing-masing zona memiliki alat pengukur suhu yang mudah dibaca dari lubang bidik. Bak kaca harus berada pada ketinggian yang sesuai dengan ketinggian titik api dari lampu spiritus untuk menghidari pemanasan air yang terlalu cepat. Tempat pengamatan juga harus terbebas dari segala kondisi yang membuat ikan terganggu dari segala macam stimulus seperti getaran, kegaduhan, gerakan bayangan, dan seba…

laporan Praktikum Uji Karbohidrat, Lemak dan Protein dalam Makanan

Judul
Uji Karbohidrat, Lemak dan Protein dalam Makanan
Tujuan
Untuk membuktikan adanya kandungan karbohidrat,lemak dan protein dalam makanan.
Alat dan bahan
1. Pipet tetes
2. Tabung reaksi
3. Rak tabung reaksi
4. Gelas kimia
5. Mortar/lumpang porselen
6. Kertas HVS
Bahan

1. Roti tawar
2. Nasi
3. Kentang
4. Susu
5. Sirop
6. Kemiri
7. Kacang tanah
8. Margarin
9. Singkong
10. Minyak goreng
11. Tempe
12. Tahu
13. Telur
14. Larutan Iodine
15. Larutan biuret




Cara kerja
Cara kerja uji karbohidrat
1. Lakukan uji karbohidrat menggunakan larutan iodine
2. Siapkan lima tabung reaksi dan masukkan setiap larutan yang akan diuji masing-masing sebanyak 0,5 ml.tabung reaksi I di isi dengan larutan roti,tabung reaksi II di isi dengan larutan nasi, tabung reaksi III diisi dengan larutan kentang, tabung reaksi IV di isi dengan larutan susu, dan tabung reaksi V di isi dengan sirop.
3. Tambahkan dua tetes larutan iodinkedalam setiap tabung reaksi.
4. Amati perubahan warna yang t…

Laporan Praktikum Pemeriksaan Hemoglobin Darah

Laporan Praktikum Pemeriksaan Hemoglobin Darah

A. Judul : Pemeriksaan Hemoglobin Darah

B. Tujuan : Untuk mengetahui kadar hemoglobin

C. Tanggal Praktikum : 17 Maret 2012

D. Waktu : 2 x 45 menit

E. Landasan Teori
Hemoglobin adalah molekul protein pada sel darah merah yang berfungsi sebagai media transport oksigen dari paru paru ke seluruh jaringan tubuh dan membawa karbondioksida dari jaringan tubuh ke paru paru. Kandungan zat besi yang terdapat dalam hemoglobin membuat darah berwarna merah.
Kadar hemoglobin dapat ditetapkan dengan berbagai cara, antara lain metode Sahli, oksihemoglobin atau sianmethhemoglobin.
Dasar Penetapan
• Penetapan Hb metode Sahli didasarkan atas pembentukan hematin asam setelah darah ditambah dengan larutan HCl 0.1N kemudian diencerkan dengan aquadest. Pengukuran secara visual dengan mencocokkan warna larutan sampel dengan warna batang gelas standar. Met…