Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

Laporan Rekayasa Akuakultur 1

Laporan Rekayasa Akuakultur 1
BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Rekayasa akuakultur adalah cabang ilmu yang mempelajari kegiatan budidayaspesies air bernilai ekonomis penting dan sistem produksi yang digunakan. Aspek rekayasa teknik budidaya bertujuan untuk menerapkan teori matematis dan konseprekayasa untuk pengembangan sistem produksi yang efektif dengan penekanan pada penggunaan simulasi untuk kontrol kualitas air dan kegiatan produksi. Kondisi lingkungan, pakan dan pemupukan merupakan komponen penting dari produksi.Sistem rekayasa pada umumnya menggunakan operasi pengolahan air untuk menjamin kualitas lingkungan yang baik bagi kultivan. Sistem resirkulasi air juga merupakan aspek penting dari usaha ini, dengan penekanan pada kualitas air, kadar oksigen, dan jumlah pakan. (Anonim, 2011)
Kegiatan budidaya terus tumbuh dengan cepat seiring perkembangan konsep rekayasa akuakultur. Rekayasa akuakultur membutuhkan pengetahuan tentang aspek umum sepert isumber dan treatm…

Laporan Pembuatan Kristal CUSO4

Laporan Pembuatan Kristal CUSO4

I. Dasar Teori
Dalam suatu Sistem Periodik Unsur (SPU), tembaga (Cu) termasuk ke dalam golongan 11. Tembaga, perak dan emas disebut logam koin karena dipakai sejak lama sebagai uang dalam bentuk lempengan (koin). Hal ini disebabkan oleh logam ini tidak reaktif, sehingga tidak berubah dalam waktu yang lama. Tembaga adalah logam berdaya hantar listrik tinggi, maka dipakai sebagai kabel listrik. Tembaga tidak larut dalam asam yang bukan pengoksidasi tetapi tembaga teroksidasi oleh HNO3 sehingga tembaga larut dalam HNO3. Bentuk pentahidrat yang lazim terhidratnya, yaitu kehilangan empat molekul airnya pada 110 °C dan kelima-lima molekul air pada 150 °C. Pada 650 °C, tembaga (II) sulfat mengurai menjadi tembaga (II) oksida (CuO), sulfur dioksida (SO2) danoksigen (O2).
Tembaga (Cu) merupakan salah satu logam yang paling ringan dan paling aktif. Cu2+mengalami disproporsionasi secara spontan pada keadaan standar (baku). Hal ini bukan berarti larutan senyawa …

Laporan Praktikum Teknologi Asam Nukleat

Laporan Praktikum Tteknologi Asam Nukleat
Pendahuluan DNA merupakan tempat penyimpanan informasi genetik. DNA merupakan molekul yang sangat panjang, terdiri dari ribuan deoksiribonukleotida yang bergabung dalam suatu urutan yang bersifat khas bagi tiap organis. DNA bertanggung jawab atas pewarisan informasi genetik dari suatu generasi ke generasi berikutnya. DNA juga merupakan bahan organik yang memiliki BM (berat molekul) paling besar dalam sel, yaitu dalam ukuran juta. Monomer DNA adalah nukleotida. Satu gen diatur oleh satu molekul DNA, dan satu molekul DNA diatur oleh ribuan sampai puluhan ribu nukleotida (Lehninger 1982).
DNA berfungsi sebagai pengatur perkembangan biologis seluruh bentuk kehidupan secara seluler. DNA hanya terdapat pada inti sel, mitokondria, dan kloroplas. DNA juga merupakan serangkaian molekul tersusun dari basa purin (adenin dan guanin) dan pirimidin (timin dan sitosin) serta gula dan fosfat sebagai bahan dasar penyusun gen (Klug dan Cummings 1994).
Isolasi D…